Di
dunia ini dalam kebudayaan tertentu, terdapat banyak cara dalam menghormti
sesuatu yang dianggap perlu dirayakan, salah satunya yaitu hari thanksgiving. Hari
thanksgiving identic dengan hari ucapan syukur atas keberkahan yang telah
didapatkan selama satu tahun kerjanya. Hari thanksgiving sangat popular di
amerika serikat dan koloninya. Hari thanksgiving biasanya diperingati setiap
hari kamis di minggu ke empat di bulan November. Setelah merayakan hari
besyukur ini, besoknya dilanjutkan dengan hari Black Friday.
Hari
thanksgiving tidak hanya terselenggara pada bulan November saja. Di kanada
misalnya, hari thanksgiving biasanya jatuh pada hari senin pada minggu ke dua
di bulan oktober. Sedangkan di Liberia hari thanksgiving terlaksana pada hari
kamis pada minggu pertama di bulan November.
Baca Juga : Black Friday : Hari Kemerdekaan Konsumen
Baca Juga : Black Friday : Hari Kemerdekaan Konsumen
Hari
thanksgiving atau hari mengucapkan rasa syukur atas hasil panen yang didapatkan
selama satu tahun atas usahanya sebenarnya tidak hanya terjadi di Amerika saja.
Di Indonesia, hari yang mirip dengan hari thanksgiving ini adalah hari ucapan
syukur atas panen yang telah didapati seperti sedekah bumi, sedekah laut, petik
laut, merti dusun serta banyak istilah lainnya.
Nemun
perbedaan hari thanksgiving di amerika dan Indonesia adalah bentuk
penghargaannya. Di amerika hari thanksgiving dilaksanakan bersama – sama secara
nasional dan menjadikan hari itu sebagai hari libr nasional. Adapun di Indonesia,
hari thanksgiving atau hari ucapan syukur atas berkah yang diberikan bumi, bersifat
local yakni dilakukan perdaerah sesuai dengan musyawarah daerah bersangkutan. Sehingga
libur nasional tidak berlaku di sini.
Selain
itu, di Amerika setelah hari thanksgiving esok harinya dilanjutkan dengan hari
Black Friday yaitu hari kemerdekaan konsumen dari harga mahal. Sedangkan di
indonesia hari black Friday atau semacamnya itu tak pernah ada dan sangt
mustahil dilakukan, entah bila suatu saat di kemudian hari nanti.